It About you a Butter
fly
Every time I come close to you (Every time I’m feeling you)
Feel like I’m gonna Dream every time (I get butterfly)
Every time I come close to you (Every time I’m feeling you)
Feel like I’m gonna Dream every time (I get butterfly)
Aku pandangi panorama pagi itu. Dari
jendela kamarku yang terbuka. Di kehidupanku, tidak ada yang menarik satupun. Aku
terjebak dalam suatu masalalu. Aku terlanjur jatuh dalam sebuah kesedihan yang
seharusnya tidak aku tangisi. Aku bosan. Sampai, seekor kupu-kupu merubah
hidupku dalam sekejap. Butterfly…
“Di-dimana ini? Seperti di film
animasi saja. Bunga yang indah, jamur merah, rerumputan hijau dan..”ucapku.
“dan peri? Ini tidak masuk akal. Seperti mimpi.”
“Ini masuk akal ko. Ini juga bukan
mimpi.”ucap seorang anak laki laki dari sampingku. Laki-laki itu kelihatannya
seumur denganku. “Young Hana”
“Kamu siapa?”
“Aku adalah kupu-kupu yang membawamu
ke dunia ini. Namaku Butterfly.”ucapnya memperkenalkan diri. Laki-laki itu
benar bernama Buterfly. Dia tinggi, memakai topi seperti pesulap, mempunyai
sayap dan yang pastinya tampan. Apalagi saat dia tersenyum, itu cukup membuatku
berdebar.
“Kenapa kamu membawamu kesini?”
“Entahlah. Iseng mungkin? Hehehe…
lagian setiap pagi kau selalu berkata kalau kau bosan dengan hidupmu disana.
Jadi aku bawa saja kau ke sini.”
“Tapi..”
“Ayo ikut aku. Akan aku tunjukan
sesuatu hal menarik disini. PRIWITTT..!!”dan saat dia bersiul, tiba-tiba saja
dating seekor burung garuda berukuran besar. Kami menaikinya, dan melihat pemandangan
yang indah dari sana. “ayo kita turun garuda!”
“Ayo kita pulang, Hana.”ucap
butterfly menggenggang tanganku. Sebenarnya aku ingin selamanya disini, tapi..
“Kau bisa datang lagi kesini Hana. Sebut saja namaku, aku akan menjemputmu.”
Dan seperti main sulap saja, sekejap aku telah berada di kamarku lagi. Dan
kupu-kupu di hadapanku terbang keluar jendela. Terbang mengikuti angin
berhembus.
“Seperti mimpi saja..”desisku.
“mimpi yang sangat indah”
It About you a Butter fly
Every time I come close to you (Every time I’m feeling you)
Feel like I’m gonna Dream every time (I get butterfly)
Every time I come close to you (Every time I’m feeling you)
Feel like I’m gonna Dream every time (I get butterfly)
“Butterfly..
Butterfly…”
“Selamat
datang Young Hana.” Ya, ini adalah kesekian kalinya aku ke tempat fantastic
ini. Setiap kalinya, aku bermain bersama butterfly. Aku sangat senang. Senang sekali. Rasanya
ingin tetap disini saja. Tapi, aku tidak bisa.
Aku dan
Butterfly sudah sangat dekat. Diam-diam aku menyukai makhluk itu. Ya.. meskipun
terkadang menyebalkan. Tapi aku
menyukainya, sangat menyukainya. Andai saja dia sama pertiku. Seorang manusia,
bukan peri, bukan seorang jelmaan kupu-kupu.
“Saat
matahari tenggelam, aku akan menghilang. Hana.”ucapnya tiba-tiba. Tangannya meraih
rambutku yang terurai dan mengkepangnya dengan pita merah. “Cantik..”
“Apa
maksud mu? Aku tidak mengerti. Apa maksudmu aku tidak bisa bertemu denganmu
lagi?”
“Yah
seperti itulah. Aku akan menghilang, bersama tempat ini pula. Semuanya berakhir.”
“Tidak
boleh. Ini tidak boleh berakhir! TIDAK BOLEH! Aku..”teriakku dan meneteskan air
mata.
“Tidak
apa Hana. Sudah saatnya kau menikmati hidupmu. Hidupmu itu tidak semembosakan
seperti yang kau kira. Dan meskipun aku menghilang, tapi aku akan selalu ada di
hatimu. you're special to me.” Ucapnya seraya mencium bibirku. Sekejap, tubuh
laki-laki itu berubah menjadi ribuan kupu-kupu. Terbang, dan menghilang.
Begitupun dengan ku. Butterfly…
#musimko haneureul bwa Like
ne utneun moseubeul darma
yunanhi nunbusingeol Baby
nae harusok neorangman
romaentik han drama
nal ulgo utge hajyo no no no
jamdeulji motaneunde
ne ireumeul bulleoboneunde
nan sujubeundeut gogaereul dolligo
ireoke johahaneunde
jomcheoreom georeummal ttelsuga eobseo
ne utneun moseubeul darma
yunanhi nunbusingeol Baby
nae harusok neorangman
romaentik han drama
nal ulgo utge hajyo no no no
jamdeulji motaneunde
ne ireumeul bulleoboneunde
nan sujubeundeut gogaereul dolligo
ireoke johahaneunde
jomcheoreom georeummal ttelsuga eobseo
“Butterfly!”desisku
saat terbangun dari mimpi yang sangat panjang. “Ternyata mimpi..”. Aku turun dari
kasur dan berjalan ke arah jendela. Di sana aku melihat kupu kupu cantik
terbang melayang diantara jendela yang terbuka. “Rasanya, ini pernah terjadi
dalam mimpiku..”ucapku sebari tersenyum. “Loh.. pita merah ini..”
“Young
Hana.. cepat bangun. Hari ini ada jam kuliahkan?”
“Ya..
aku sudah bangun kok.”
Aku berlari
dengan kencang ke kamar mandi dan segera bersiap. Tidak seperti biasanya, kali
ini ada suatu sihir yang membuatku bersemangat mengawali pagi ini. Langkah
gontai aku tinggalkan. Keputus asaan,
tangisan, masalalu yang pahit sekejap telah aku lupakan. Itu ajaib. Entah sihir
apa itu.
Setelah
jam kuliah berakhir, terus kupandangi pita merah yang selalu ku ikat sejak
beberapa minggu yang lalu. Ini terlihat aneh, saat memandangi pita itu terasa
ada yang terlupakan dalam hatiku. Tapi entah apa itu. Tiba-tiba saja seekor kupu-kupu yang
pernah kulihat sebelumnya menghampiriku. Hinggap di pita merah itu.
Sungguh indah. Seperti..
“wah.. tampannya.” “tampan sekali. Siapa dia
ya?” ”siapa ya?” “Mahasiswa baru ya?”
“Young
Hana! Young Hana!”
“Eh,
apa Min ah?”ucapku kepada Min ah. Tapi bukannya menjawab, dia malah tunjuk
tunjuk membuatku tidak mengerti.
“Hai..”
“Butterfly..”
“Hai
Hana. Apakabar?” ucapnya dan membantuku bangkit dari kursi. “sudah kuduga, pita
merah itu cocok untukmu.”
“Kau,
benar-benar ya. Apa yang kau maksud menghilang itu seperti ini? Menghilang, dan
datang secara tiba-tiba.”ucapku memaki kepada laki-laki kupu-kupu itu. Butiran bening
yang hangatpun akhirnya menetes juga.
“ku kira itu semua hanya mimpi. Dan kau tidak pernah ada. Aku hampir
melupakanmu. Hampir saja..” tapi Butterfly tidak sama sekali mengatakan satu
katapun. “Apa sihirmu yang sudah membuatku hampir melupakan tentangmu? Apa
sihirmu yang sudah membuatku bersemangat hidup lagi?”
“Tanpaku
kau baik baik sajakan. Kau harus
belajar berjalan sendiri Hana.”ucapnya
masih memelukku, dan aku masih asik menangis dipelukannya. “Aku hampir mati
karena cintamu Hana. Aku hampir mati karena mencintaimu.”
“Kau
memang pantas mati Butterfly. Kau manusia kupu-kupu yang kejam. Apa kau tau
betapa tersiksanya aku saat memikirkan sesuatu yang hilang dalam hatiku?
Bodoh!”
“Tapi,
aku berhasil hidup lagi karena kau Hana. Berkat kau aku mendapatkan kehidupanku
lagi. Terimakasih.”ucapnya lembut. Meski tidak jelas, tersayat sebuah senyuman
di bibirnya. Itu membuatnya sangat tampan. “Lagian aku bukan lagi manusia
kupu-kupu. Jadi, jangan lagi panggil lagi aku Butterfly. Panggil aku Yong Min.
Kim Yong Min.”
“Yong
Min. Kim Yong Min.”
#mwo ireoke bokjaphae
neon namjareul motmitneunde
sarangdo yeongwonhal su inneunde
milgo danggineungeon waehaneunde
jom deo soljik hage gul sun eomneunde
nae nuneul bwa
You See my eyes
You See my lips
Listen to my heart
deullindamyeon nae mare daphaejwo
nae bore kiss my heart
natural heart
Ye that be all I say
neowa nae seolleimman gadeuk hadamyeoneun
urin never ever my breaker
trust me I make love to you
Every time I come close to you (Every time I’m feeling you)
Fell like I gonna Dream every time (I get butterfly)
Ye yo special to me
your turn
la la la la la la la
Ye Butterfly
neon namjareul motmitneunde
sarangdo yeongwonhal su inneunde
milgo danggineungeon waehaneunde
jom deo soljik hage gul sun eomneunde
nae nuneul bwa
You See my eyes
You See my lips
Listen to my heart
deullindamyeon nae mare daphaejwo
nae bore kiss my heart
natural heart
Ye that be all I say
neowa nae seolleimman gadeuk hadamyeoneun
urin never ever my breaker
trust me I make love to you
Every time I come close to you (Every time I’m feeling you)
Fell like I gonna Dream every time (I get butterfly)
Ye yo special to me
your turn
la la la la la la la
Ye Butterfly


0 komentar:
Posting Komentar